Martapura: Pusatnya Intan permata
July 12th, 2011
Ayu Andria
Martapura merupakan sebuah kecamatan produktif yang terletak Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Daerah ini terkenal sekali dengan kekayaan alam batu mulianya atau intan berliannya. Sehingga banyak orang yang mengatakan bahwa Martapura merupakan wilayah pusat intan. Daerah ini menjadi pusat intan karena terkenal dengan olahan intan berlian yang menarik dan kreasi bentuk olahan batu mulianya yang indah.
Martapura sering menjadi rujukan wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menambah koleksi intan berlian. Keterkenalan Martapura sebagai pusat intan, telah terdengar di kalangan Internasional. Hal tersebut menjadikan wilayah ini menjadi ramai dikunjungi sebagai daerah transaksi jual beli intan, daerah penggosokan intan yang terbesar di Kalimantan dan sebagai daerah yang menyediakan aneka cinderamata dan kerajinan batu mulia. Wisatawan domestik dan mancanegara dapat membeli olahan batu mulia yang ada di toko-toko pinggiran jalan Martapura. Selain itu, wisatawan yang ingin melihat langsung proses pengolahan intan berlian, dapat berkujung ke sentra pengolahan intan dan berlian yang ada di tepian kota ini.
Potensi intan berlian daerah ini telah dibuktikan sejak zaman kependudukan Jepang di Indonesia. Walaupun memiliki potensi yang begitu tinggi, harga intan dan berlian di Martapura tidak terlalu mahal, dengan tetap menjaga olahan intan dan berliannya.
Intan berlian yang terdapat di Martapura sangat beragam jenisnya seperti intan merah, intan jamrud, berlian putih, berlian perak dan sebagainya. Jenis yang beragam tersebut mempunyai harga yang beragam juga, tergantung dari besar kandungan intan atau berliannya. Keanekaragaman intan berlian itu semakin menambah daya tarik kerajinan dan cinderamata di kota ini. Sehingga sebagian besar warga di kota ini bermata pencaharian sebagai penambang batu mulia, pengrajin batu mulia bahkan menjadi pengusaha sukses batu mulia dengan mengekspor intan berlian tersebut ke luar negeri.
Dengan potensi yang begitu besar, pengrajin Martapura belum bisa memaksimalkan kualitas olahan kekayaan alam intan berlian tersebut. Hal ini dikarenakan belum adanya peralatan yang memadai dan kurangnya modal untuk biaya operasional pengolahan intan dan berlian tersebut. Maka dari itu dukungan dari pemerintah untuk kemajuan pusat intan ini sangatlah diperlukan.
Tags: intan berlian, martapura, pusat intanPosted in Tempat Wisata | 2 Comments »

Skrg sdh banyak produk dr cina,batu mulianya jualnya melangit sekali,hrs pintar2 tawar
ayo maju terus produksi lokal, informasi yang seperni ini yang memang harus ditingkatkan..